Sejarah & Filosofi Cinta Monyet Part 4

Istilah cinta monyet biasa digunakan oleh orang Indonesia untuk melabeli kisah cinta yang melibatkan dua remaja. Di usia muda seperti itu mereka belum tentu mengenal cinta beneran alias cinta sejati.Jatuh cinta itu emang gak pandang usia, tua dan muda pasti pernah merasakannya. Tapi, cinta sejati itu bukan hanya sekedar kesamaan hobi, tapi lebih kompleks dari itu. Cinta memang tidak bisa diukur dari apapun yang terlihat karena cinta itu dirasakan oleh hati dengan segudang hal-hal penting lainnya.

Mirisnya, saat ini banyak banget anak-anak kecil yang udah nyoba pacaran di waktu yang gak seharusnya. Usianya yang masih muda bikin mereka terjebak dalam perasaan cinta yang semu. Ujung-ujungnya putus nyambung, kan gak enak. Jadi, sebenernya apa sih yang membedakan cinta monyet dan cinta beneran? Penasaran? Makanyalangsung aja simak info 5 perbedaan mencolok antara cinta monyet dan cinta beneran berikut ini.

1. Cinta di antara dua remaja

Seperti yang udah kamu tahu, cinta monyet itu biasanya terjadi di antara pasangan yang masih berusia remaja. Walau anak-anak SD sekarang sudah merasa mereka berpacaran serius, tapi tetap saja namanya cinta monyet. Sementara itu cinta sejati atau cinta beneran biasanya dilakuin sama orang-orang yang usianya sudah lebih dewasa.

2. Masih malu-malu saat mengutarakannya

Perasaan suka di antara lawan jenis itu memang muncul secara alamiah dan gak bisa ditepis begitu aja. Nah, saat mengutarakan perasaannya, orang-orang yang terjebak cinta monyet biasanya cenderung malu-malu, kadang harus sampai dicomblangin segala. Beda sama orang dewasa yang lebih berani karena dituntut untuk lebih gentle.

3. Belum tahu apa bedanya suka, sayang, dan cinta

Secara sederhana, perasaan suka, sayang, dan cinta itu memang kedengeran sama. Tapi, jika lebih diresapi, kita akan mengerti dengan sendirinya bahwa perasaan-perasaan tersebut memiliki tingkatan kedalaman yang berbeda. Ini dia nih yang biasanya belum bisa dimengerti sepenuhnya oleh remaja-remaja yang terlibat dalam cinta monyet. Tapi, seiring dengan pertambahan usia, mereka pasti bakal mengerti dengan sendirinya kok.

4. Belum mau terikat

Namanya juga remaja, pasti masih ngerasain gejolak perasaan yang belum stabil. Begitupun dalam hal berpacaran, anak-anak labil ini pasti cenderung tak mau terikat karena masih merasa ingin bebas, makanya banyak yang putus nyambung. Kalau orang dewasa sih beda, mereka justru banyak pertimbangan saat menjalani hubungan. Wajar saja, bagi mereka, pacaran itu bukan cuma urusan cinta-cintaan tapi juga tanggung jawab.

5. Masih kekanak-kanakan

Dikit-dikit ngambek, dikit-dikit baper. Itu tuh ciri yang paling kelihatan dari anak-anak labil pelaku cinta monyet. Bedain aja sama orang dewasa yang terlibat cinta beneran, mereka pasti gak bakal kebanyakan tuntutan kayak anak-anak remaja. Orang-orang dewasa malah cenderung mencoba untuk saling memahami satu sama lain.

Sumber: http://5. https://loop.co.id/articles/5-perbedaan-mencolok-antara-cinta-monyet-dan-cinta-beneran/full