Sejarah & Filosofi Cinta Monyet Part 1

Sekarang kita bahas apa itu CINTA MONYET dan bagaimana sejarahnya, dari mana istilah ini muncul, baik saya mulai dari googling dan saya mengutip dari beberapa sumber yang berkaitan dengan pengertian dan sejarah CINTA MONYET.

1. https://id.wikipedia.org/wiki/Cinta_monyet

Cinta monyet adalah istilah informal yang berarti perasaan cinta yang terjadi antara sepasang anak muda yang masih dalam masa remaja. Istilah ini juga dapat digunakan sebagai kata sindiran, yang digunakan kepada seseorang yang kurang mencintai pasangannya. kalau dari nama nya, Cinta Monyet bukan berarti seseorang yang cinta pada monyet lo ya (hewan) melainkan perasaan kagum terhadap seseorang (lawan jenis). hal ini sering terjadi diusia muda dan masih bisa dibilang ini kekanak-kanakan, cinta monyet ini digambarkan hubungan seseorang yang masih dikategorikan labil, lebih mementingkan ego nya sendiri dan bersama menganggap diri merekalah yang paling benar. Pada masa ini belum ada komitmen, mereka belum mengenal arti dari cinta yang sesungguhnya, bisa dibilang pada fase ini seseorang masih mencari jati diri dan hanya memuaskan nafsu mereka saja.

2. https://www.beritaunik.net/tahukah kamu/asal-usul-cinta-monyet.html

Dalam perjalanan hidup anak manusia pasti pernah mengalami cinta monyet (baik itu bertepuk sebelah tangan atau bertepuk kedua tangan). Perasaan CINTA MONYET dapat dirasakan saat remaja atau bahkan saat anak-anak. Mungkin Sudah banyak artikel tentang cinta dan berbagai literatur tips cinta yang membahasnya. Mengapa pria dan wanita jatuh cinta pada usia seperti ini? CINTA MONYET ini sebenarnya hanya sebuah sindiran yang digunakan untuk seseorang yang kurang mencintai pasangannya. Jatuh cinta sesaat dan kurang begitu mencintai.

CINTA MONYET Sebenarnya Istilah yang “fenomenal” pada dasar warsa akhir tahun 1960-an sampai pada awal tahun 1980-an. Istilah ini dipakai oleh beberapa seniman (dalam bentuk Puisi dan juga Lagu), para psikolog untuk meneliti tingkah-laku, gaya dan cara bergaul anak-anak remaja pada dasarwarsa tersebut diatas. Ketika itu terjadi perubahan besar dalam kehidupan anak-anak remaja Indonesia bahkan juga para pemuda-pemudi; dari yang terkungkung, anak sopan menjadi bebas dan liar, termasuk dalam menjalin hubungan pada lawan jenis. Dalam perubahan seperti itu, pada umumnya anak-anak sekolahan, (dari SMP-SMA) mulai terbuka untuk menjalin hubungan dengan lawan jenis (ketika itu, seorang siswa yang punya Pacar akan dianggap tidak sopan, belum pantas; baik oleh orang tua, maupun para guru).

Akibatnya, anak-anak remaja pada masa itu, sembunyi-sembunyi berpacaran, dan merasa malu jika ketahuan orang sedang berpacaran, komunikasi lebih banyak lewat surat (bandingkan dengan keadaan sekarang; seorang remaja akan sangat terbuka mengungkapkan perasaannya dan merasa bangga memiliki seorang pacar tidak perlu disembunyikan; medianyapun lebih banyak).

Penjelasan ke-dua : Sikap orang tua termasuk guru, para seniman, para phsycolog; menganggap bahwa para remaja dimasa itu belum tahu arti Cinta. Menurut Mereka (orang tua, guru, seniman, psikolog) situasi dan tren masa itu terjadi karena anak-anak sekolah tadi terlalu banyak menonton (TV, Video, film dari Eropa, India, dan Amerika) merambah dan memenuhi gedung-gedung bioskop di Indonesia. Katanya, fenomenal CINTA MONYET adalah gambaran gaya berpacaran anak remaja Indonesia (masa itu) dengan segala pola tingkah-laku yang serba tanggung dan malu-malu.

Ke-tiga : Analogi itu dilihat dari kebiasaan monyet selalu memperlihatkan sikap malu (sembunyi) meskipun ingin tahu.

Tipe cinta seperti ini berakhir bukan karena maut memisahkan. Tapi lebih karena sudah beda sekolah atau karena sudah menemukan pria idaman lain maupun wanita yang lebih cantik. Walaupun semua itu akhirnya hanya menjadi kenangan. Menjadi buih-buih kecil yang terlupakan oleh waktu.

Sumber gambar: https://chanelmuslim.com/sakinah/bukan-cinta-monyet-tapi-monyet-yang-sedang-jatuh-cinta