Jangan Lupakan Sejarah G30S/PKI

Oleh: Kak Bany (Founder Bilik Cerita)

Pada kesempatan ini saya ingin sharing seputar tragedi G30S/PKI atau yang disebut juga tragedi Pemberontakan/Pengkhianatan G30S/PKI (Partai Komunis Indonesia). Buat kalian yang belum tau sama sekali peristiwa ini, berarti kalian belum membaca sejarah dan ingat sejarah juga memiliki banyak versi, maka jangan sampai anda keliru dalam memilih sumber sejarah. Atau memang kalian generasi yang merasakan bahwa materi G30S/PKI dalam mata pelajaran sudah dihapus pada tahun 2008 seperti yang dikatakan mantan Panglima TNI Jendral (Purn) Gatot Nurmantyo, sehingga kalian tidak mengetahui peristiwa G30S/PKI. Kalau saya pribadi memang masih merasakan sih, waktu saya masih SD saya sempat diajarkan materi tentang G30S/PKI sampai saya juga mengikuti kegiatan study tournya ke museum Lubang Buaya pas kelas 5 SD. Saat SD saya dikenalkan 7 Pahlawan Revolusi dan ketika itu saya masih belum mengetahui, ada apa dibalik peristiwa ini. Saya hanya merasakan kesedihan dan kengerian saat melihat patung-patung peristiwa G30S/PKI. Patung-patung tersebut menggambarkan kekejaman PKI saat menculik dan menyiksa para Jendral. Setelah disiksa hingga meninggal, para Jendral tersebut dibuang ke dalam sumur kecil bernama Sumur Lubang Buaya. Kurang lebih gambarannya seperti ini.

Sumber gambar:http://m.beritajakarta.id/potret-jakarta/detail/1596/museum-lubang-buaya-saksi-kekejaman-pki

Sumber Gambar: https://www.liputan6.com/photo/read/2112864/lubang-buaya-saksi-bisu-kekejaman-pki-di-indonesia?page=1

Sumber gambar: https://makassar.tribunnews.com/2019/09/30/ngerinya-tragedi-g30s-di-sumur-lubang-buaya-ini-sejarah-dan-lokasinya

Sumber gambar: https://intisari.grid.id/read/0383314/sumur-lubang-buaya-tempat-korban-g30spki-dibuang

Nah, saya sarankan nih teman-teman untuk berkunjung ke Museum Lubang Buaya, di sana kita akan mendapatkan banyak wawasan tentang peristiwa G30S/PKI. Gerakan 30 September yang dilakukan oleh PKI merupakan tragedi pembunuhan para jendral, yang kita tahu ada 7 Jenderal  yang pada saat itu disiksa dan dibunuh, 7 Jenderal tersebut diberi gelar Pahlawan Revolusi karena telah berjuang mempertahankan ideologi Pancasila dari pemberontakan Komunis, mereka adalah

  1. Jendral Ahmad Yani

2. Letjen Suprapto

3. Mayjen S. Parman

4. MT. Haryono

5. D.I Panjaitan

6. Sutoyo Siswomihardjo

7. Pierre Tendean

Ketujuh para pahlawan ini telah diabadikan dalam Monumen Kesaktian Pancasila yang terdapat di Museum Lubang Buaya.

Sumber: https://www.idntimes.com/news/indonesia/gregorius-pranandito/biografi-7-pahlawan-revolusi-yang-gugur-dalam-gerakan-30-september

Selanjutnya selain berkunjung ke Museum Lubang Buaya, saya sarankan juga untuk menonton film G30S/PKI, film tersebut sudah diproduksi di masa Bapak Soeharto. Terlepas dari pro dan kontra tentang film ini, yang jelas kita harus mengetahui ini sebagai sebuah sejarah kelam bangsa Indonesia, di mana telah terjadi penculikan dan pembuhunan terhadap para Jenderal yang dilakukan oleh PKI. Jangan sampai kita terprovokasi dengan perdebatan pro kontra tersebut yang mengakibatkan kita menjadi enggan dan malas plus jadi engga mau tau tentang sejarah peristiwa G30S/PKI. Film G30S/PKI sudah banyak beredar di YouTube, berbagai channel telah mereupload film tersebut, silakan dapat teman-teman saksikan. Dan ini memang perlu dilakukan setiap tanggal 30 September, sebagai sebuah momentum memperingati sejarah bangsa Indonesia. Film merupakan salah satu cara yang efektif untuk memberikan informasi sejarah.

Dan kamu juga bisa googling beberapa referensi sejarah peristiwa G30S/PKI ini dari berbagai sumber yang terpercaya seperti:

https://www.kompas.com/tren/read/2020/09/30/072700265/peristiwa-g30s-pki–kisah-7-pahlawan-revolusi-yang-jasadnya-dibuang-di?page=all

https://www.kompas.com/tren/read/2020/09/30/083013065/hari-ini-dalam-sejarah-detik-detik-peristiwa-g30s-pki-saat-rri-dikuasai?page=all

https://news.detik.com/berita/d-5194201/peristiwa-g30spki-profil-pahlawan-revolusi-yang-diculik-dan-dibunuh

Dan berbagai sumber lain yang silakan kalian cari sendiri.

Di YouTube juga banyak penjelasan dari berbagai tokoh seperti:

Dan masih banyak lagi penjelasan dari tokoh lainnya yang kalian bisa tonton di YouTube. Oh ya beberapa referensi buku juga ada yang disebutkan di dalam beberapa link video di atas.

Teman-teman. Saya ingin mengajak terlebih dahulu, jika kita belum mengetahui sesuatu, maka janganlah kita berkomentar terlalu jauh akan sesuatu itu, sebaiknya kita pelajari lebih dalam, minimal pelajari dasarnya, apalagi jaman sekarang ini berbagai informasi sangat mudah kita akses dan kita dapatkan, maka sudah seharusnya kita memperkaya wawasan dengan pengetahuan, setelah itu baru berkomentar sesuai kadar pengetahuan kita dan tercipatalah ruang diskusi yang interaktif.

Jadi, kalau dari saya pribadi setelah membaca berbagai sumber berita tentang peristwa G30S/PKI dan menyimak penjelasannya di YouTube, maka point yang saya sampaikan adalah

  1. Peristiwa G30S/PKI adalah peristiwa pemberontakan dan pengkhiatan terhadap Pancasila
  2. Peristiwa G30S/PKI adalah salah satu upaya untuk melakukan kudeta terhadap kekuasaan karena saat itu Bung Karno sedang dalam keadaan sakit dan diprediksi dapat dari sakitnya itu akan menyebabkan kematian, sehingga PKI memanfaatkan momentum tersebut untuk melakukan propaganda/fitnah terhadap Angkatan Darat, PKI khawatir jika Bung Karno meninggal dan PKI tidak mengambil kekuasaan, maka masa depan mereka akan hancur.
  3. Peristiwa G30S/PKI adalah peristiwa penculikan, penyiksaan dan pembunuhan terhadap para Jenderal Angkatan Darat.
  4. Peristiwa G30S/PKI adalah peristiwa yang memfitnah bahwa Angkatan Darat akan melakukan pengambilan kekuasaan.
  5. Peristiwa G30S/PKI adalah peristiwa yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kekuasaan.

Selain itu teman-teman kalau kita mau bahas lagi sebenarnya Panjang, PKI itu cikal bakalnya sudah ada sejak tahun 1914, dan tokoh PKI sempat ada yang menjadi Perdana Menteri pada tahun 1947 bernama Amil Syarifuddin Harahap. Kemudian PKI juga sudah melakukan pemberontakan di mana-mana sebelum peristiwa G30S/PKI tahun 1965, salah satunya yang mengerikan adalah menjelang pemberontakan PKI 1948 di Madiun, mereka melakukan pembantaian terhadap para Ulama/Kiyai & Tokoh Islam dengan cara yang sadis, diculik, disembelih dan jenazahnya di buang ke dalam sumur di Desa Koco, Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan.

Kemudian kalau mau lebih jauh lagi, dari mana asal muasal faham komunis ini, maka kalau kita googling, kita akan menemui berbagai artikel yang mengulas asal muasal faham komunis adalah berasal dari Karl Marx atau yang dikenal dengan istilah Marxisme. Kemudian bagaimana sejarah negara-negara lain dalam menerapkan faham komunis, negara-negara mana saja yang telah melarang faham komunis dan pembahasan lainnya yang berkaitan dengan ideologi komunis itu sangat panjang sekali pembahasannya, teman-teman dapat mencari berbagai sumber dan literatur lain dari bebagai media dalam rangka menambah wawasan dan memperkuat faham kita tentang bahayanya faham komunis yang memiliki sejarah kelam pada bangsa Indonesia.

Terakhir, saya ingin sampaikan bahwa kita perlu terus mensosialisasikan bahwa pada tanggal 30 September adalah peristiwa G30S/PKI yang harus kita peringati dan kita ketahui, jangan sampai kita tidak mengetahui sama sekali bahkan kita tidak mau tahu. Selanjutnya, jangan sampai faham ini diberi ruang untuk berkembang di Indonesia, jangan sampai kejadian di masa lalu yang dilakukan oleh PKI terulang lagi di era saat ini. PKI dalam bentuk partai politik atau dalam bentuk organisasi turunannya memang saat ini sudah tidak ada dan faham ini sudah di larang. Akan tetapi PKI dalam bentuk ideologi mungkin masih tertanam pada sebagian orang, sehingga kita tetap harus mewaspadai adanya indikasi bangkitnya kembali faham PKI ini. Dan perlu diketahui faham ini sudah dilarang secara tegas oleh Negara tertuang dalam TAP MPRS No.XXV Tahun 1966 tentang Pembubaran PKI dan Pelarangan Komunisme, Marxisme dan Leninisme.

Bebrapa tokoh-tokoh PKI yang saya ketahui adalah:

  1. D.N. Aidit
  2. Semaun
  3. Darsono
  4. Musso 

Orang-orang yang terindikasi memunculkan faham PKI saat ini di antaranya adalah

  1. Ribka Tjiptaning (Penulis Buku “Aku Bangga Jadi Anak PKI, Politikus PDIP)
  2. Ilham Aidit (Anak Kandung D.N Aidit)
  3. Bedjo Untung (Pimpinan Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965/1966 (YPKP 65))

Buku bacaan yang saya miliki saat ini terkait PKI adalah buku yang berjudul BANJIR DARAH Kisah Nyata Aksi PKI terhadap Kiai, Santri dan Kaum Muslimin yang ditulis oleh Anab Afifi – Thowaf Zuharon (Storytelling Berdasarkan Wawancara Saksi Hidup). In syaa Allah tulisan selanjutnya saya akan ulas isi dari buku Banjir Darah