Fenomena Percintaan Remaja

Remaja merupakan masa-masa yang sangat indah dalam pergaulan, pada masa itu kita akan dilema dalam melakukan sesuatu, atau ada yang bilang labil dalam menentukan sesuatu. semua hal-hal yang baru, akan bisa kamu rasakan, mulai dari yang positif bahkan hal yang negatif pun kamu ikut coba-coba juga, walaupun sedikit pasti pernah, hayo ngaku hehe. Please sob! Yuk buka fikiran dan mata hati kita untuk melihat fenomena percintaan yang tidak halal di kalangan remaja dan itu di sebut dengan pacaran/cinta monyet, ok buat kamu yang saat ini sedang merasakannya/sedang menjalankannya, coba kamu tanya diri kamu sendiri, sebenarnya pacaran itu baik ga sih buat kamu, tapi jawabanya dari lubuk hati yang paling dalam ya, jangan bohongi diri mu sendiri, dengan banyak alasan untuk membela diri agar kamu tetap bisa berpacaran, ok sob bukannya sok menggurui nih, kata-kata pacaran/cinta monyet merupakan suatu yang di anggap wajar dan biasa-biasa aja, padahal berapa banyak generasi muda kita yang telah terjerat dalam percintaan yang tidak halal, sehingga masa depannya rusak, karena telah hamil di luar nikah, dan hal itu di awali dari cinta monyet tadi.

Begitu mudah mengatakan “sayang” dan mengungkapkan cinta bagi seorang remaja, padahal kedua kata itu memiliki makna dan tanggung jawab yang sangat besar, tapi kebanyakan orang dewasa menganggap itu merupakan sesuatu yang wajar dan cuma lucu-lucuan, sehingga mereka para orang tua tidak mengawasi putra-putrinya dalam masalah hubungan percintaan, masih banyak diantara mereka dibiarkan jalan berdua, walaupun sampai larut malam, belum bisa bertanggung jawab dan bersikap mandiri, tapi udah berani ajak sana-sini dan yang paling bahaya kalo sampai orang tua nya membiarkan putra-putrinya berada dalam suatu acara yang isinya bercampur antara laki-laki dan perempuan, potensi maksiat bagi orang yang berpacaran pasti akan semakin besar dan godaan syetan akan semakin menghantui hati-hati mereka.

Kebanyakan orang beranggapan masa pubertas sama dengan pacaran dan mereka akan menilai bahwa pacaran/cinta monyet adalah sebuah tradisi dan suatu hal yang wajar. Padahal seharusnya mereka sadar bahwa pacaran itu bukanlah sebuah tradisi, bukan pula suatu yang wajar. Praktik pacaran merupakan gaya imitasi dari orang-orang barat yang telah menyebar kepada kalangan remaja. Negara Barat sudah lebih dulu memparktikan gaya hidup berpacaran, bahkan lebih bebas daripada yang dibayangkan (aduh jangan dibayangkan ya!) dan parahnya fenomena pacaran/percintaan itu pada akhirnya menimbulkan malapetaka bernama “pergaulan bebas”.  Ok guys intinya kamu harus ingat ga ada istilah PACARAN SYARI, PACARAN ISLAMI de el el. Janganlah kamu mencampurkan sesuatu yang hak dengan yang bathil. ISLAM itu hak dan PACARAN itu bathil, keculai kalo sudah menikah maka semuanya menjadi halal dan hak (benar). Terkait masalah percintaan, syariat telah mengaturnya melalui jalan ta’arruf, khitbah dan akad nikah. Begitulah sedikit fenomena percintaan remaja yang di balut dengan kata cinta monyet dan dianggap suatu yang wajar (having fun activities) dan cuma lucu-lucuan.

Sumber gambar: Ilustrasi cinta remaja (foto:Net), https://topmedia.co.id/12-masalah-percintaan-remaja-yang-selalu-ada-dan-perlu-orang-tua-tahu/